Lubuk Sikaping (1)

December 21st, 2015 | by aldi |

ini kali kedua bunda, akang dan dede datang ke Lubuk Sikaping.
Lubuk Sikaping? Ah ya, kami belum sempat bercerita bahwa sejak Februari 2015, si babe mendapat tugas baru dari kantornya sebagai kepala cabang di Lubuk Sikaping. Sebelumnya ketika bulan Maret, bunda, akang dan dede sempat berkunjung ke Lubuk Sikaping untuk melihat tempat kerja si babe.


Kini, bunda, akang dan dede (bersama mak lin dan ateu ayang) kembali berkunjung ke Lubuk Sikaping bertepatan dengan ulang tahun kantor si babe yang ke-120 serta libur sekolah akang.

Ah, lupa cerita lagi kalau akang sekarang sudah sekolah. Ya, rasanya baru kemarin masuk TK eh sekarang sudah jadi anak SD dan sudah mulai pandai membaca. Subhanallah.

Lubuk Sikaping berada di Sumatera Barat, hampir sekitar 4 sampai 5 jam dari kota Padang. Oleh karena itu, terkadang sebelum ke Lubuk Sikaping, bunda, akang dan dede beristirahat terlebih dahulu di Bukittinggi. Pun kemarin, kami beristirahat terlebih dahulu di Bukittinggi, sambil jalan-jalan juga di sana karena di Lubuk Sikaping sedikit tempat utk dikunjungi dan berwisata.

Pada kunjungan bulan Maret, kami sempat berwisata ke Panorama dan lubang Jepang, akang dan dede sangat senang berada di sini karena bisa melihat monyet2 liar dari dekat. Kali ini, kami berkunjung ke Kebun Binatang Bukittinggi.

Masuk dari pintu Fort de Kock, kami menuju kebun binatang melalui salah satu landscape Kota Bukittinggi, Jembatan Limpapeh. Sebagai kota yang tidak terlalu besar, Bukittinggi memiliki kebun binatang dengan koleksi fauna yang cukup menarik, terutama koleksi harimau sumateranya yg malah lebih gemuk ketimbang yg di Bandung. Akang dan dede tampak suka berada di sini, terutama akang yg terkesima dengan ikan aba-aba koleksi aquariumnya.

Setelah dari Bukittinggi, kami menuju Lubuk Sikaping karena tanggal 13 Desember pagi merayakan HUT kantor babe dengan family day di salah satu komplek olahraga kabupaten. Acara dimulai dengan jalan santai yang dilepas oleh akang, “satu dua tiga” sambil tersenyum.

Hanya saja, dikarenakan waktu yg terbatas sehubungan dengan bunda, akang dan dede tidak mengikuti acara sampai akhir.

Ketika perjalanan pulang ke Jakarta, bunda, akang dan dede menggunakan maskapai Batik Air dan menurut bunda, akang dan dede tidak tidur sama sekali sepanjang di pesawat karena keasyikan pencet2 layar TVnya.

Tags: , , ,

Post a Comment