Jungleland

June 12th, 2014 | by aldi |

Beberapa bulan yang lalu si bunda menawarkan beberapa macam tiket promo di beberapa tempat wisata, iya si bunda lagi addict terhadap situs belanja online. Kemudian dari beberapa tempat pilihan wisata, akhirnya kami memilih JUNGLELAND. Setelah sebelumnya kami batalkan karena kami lebih memilih Dufan, akhirnya sekarang dipilihlah tempat wisata yang baru ke daerah yg belum pernah kami kunjungi pula…

Iya… kami belum pernah ke Sentul City… cakep ya kota mandirinya? Harus punya berapa duit kalau mau punya properti di sini? *menghayal

Eh, kembali ke topik semula..
Akhirnya setelah sebelumnya batal, karena akang dan dede sempat sakit, berangkatlah kami berempat kesana (plus ditambah si ateu) pas tanggal 25 Mei kemarin.
Berangkat dari Depok pukul 10, melalui Tol Jagorawi dan exit di Sentul City kemudian tinggal mengikuti petunjuk arah yang ada kami semua tiba hampir jam 12-an. Yaaa standar lah karena saat itu arah masuk ke Jagorawi sedang macet2nya.

Setelah menukar tiket, kami diberikan kartu agar dapat masuk ke semua wahana Jungleland,. Sempat was-was juga, kami kira wahana di dalam berbayar lagi seperti di Trans Studio (eh masih bayar kan wahananya?), ternyata kekhawatiran kami tidak terbukti, uang yang dibayarkan menjadi akses untuk semua wahana (di sana disebutnya RIDE)


Hampir 6 jam kami di sana, sampai hampir menuju waktu tutupnya (Jungleland beroperasi dari jam 10-18 saat itu). Kalau saya dan si bunda sih masih kurang sreg sama wahananya, masih belum sebanyak dan seasyik Dufan bahkan dengan Funland Miki Holiday, saya masih lebih suka Funland. Padahal Jungleland sendiri mengklaim sebagai themepark terbesar di Asia Tenggara, yah mungkin karena masih banyak wahana yg dalam tahap pengerjaan. Tapi saya sendiri merasa puas karena melihat si akang puas dan senang sekali, ya di Jungleland banyak wahana yang bisa dinaiki oleh anak2, mungkin karena itulah si sulung tampak lebih menikmati ketimbang berada di Dufan. Ada wahana seperti kora2 utk anak2, pontang panting untuk anak2, terus wahana apa itu yang naik ke atas lalu seperti dijatuhkan? ya itu juga ada khusus untuk anak2nya, bombomcar khusus anak2, kereta khusus untuk anak2 dan lain-lain..
Oya si akang ini nyalinya cukup besar juga ternyata, tidak canggung atau takut untuk naik wahana2 tadi. Bahkan ketika naik suatu wahana yang harus ditemani tantenya, si tante ini jerit2 sedangkan si akang malah tertawa ….
Sayangnya adiknya, si dede, hanya jadi supporter… Next time ya cantik
“akang lebih suka maen di dufan atau di jungleland?”
“lebih suka di jungleland”
“kesini lagi mau?”
“mau donk”

ketika pulang, sambil minta dibelikan topi merah Jungleland yg sekarang jadi kebanggaannya dan dipake kemana2….

Tags: , ,

Post a Comment